Strategi Pengembangan Wisata Kuliner Kampung Jawi Berbasis Budaya di Kelurahan Sukorejo Kota Semarang

Authors

  • Adelita Luki Fania Universitas Negeri Semarang
  • Abdul Malik Universitas Negeri Semarang

Keywords:

Strategi pengembangan, Wisata kuliner, Partisipasi masyarakat, Kampung Jawi, Budaya Jawa

Abstract

Kampung Jawi memiliki potensi sebagai destinasi wisata kuliner berbasis budaya, namun dalam pengembangannya masih menghadapi berbagai kendala seperti pengelolaan yang belum optimal, keterbatasan fasilitas, kurangnya inovasi kuliner, serta promosi digital yang belum berjalan efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan wisata kuliner berbasis budaya melalui konsep 3A (Attraction, Amenities, Accessibility) dan BAS (Branding, Advertising, Selling), serta mengidentifikasi tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data diperiksa melalui teknik triangulasi metode dan sumber. Teknik analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan atraksi budaya dan kuliner tradisional telah memberikan identitas khas bagi Kampung Jawi. Fasilitas dasar tersedia namun masih perlu ditingkatkan untuk kenyamanan pengunjung. Pada aspek pemasaran, pemanfaatan media sosial belum optimal karena pengelola jarang mengunggah konten dan lebih mengandalkan promosi dari mulut ke mulut. Partisipasi masyarakat tampak aktif pada tahap pelaksanaan, tetapi belum merata pada tahap perencanaan dan evaluasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi 3A dan BAS berpotensi memperkuat identitas dan daya saing Kampung Jawi, tetapi diperlukan peningkatan kapasitas promosi digital, inovasi kuliner, dan pelibatan masyarakat secara lebih inklusif agar pengembangan wisata kuliner berbasis budaya menjadi lebih berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-06-29